Untukmu, Cintaku yang Tak Henti

 

 

Sayang, lihatlah aku yang sedang berjuang,

Dengan peluh yang menetes, dan hati yang tak gentar.

Setiap langkah, setiap napas, adalah untukmu,

Untuk kita, dan tawa indah anak kita.

 

Aku mencintaimu tanpa henti,

Seperti sungai yang mengalir tak pernah lelah.

Di setiap pagi, di setiap senja,

Harapanku tak pernah pudar, tak pernah sirna.

Semoga suatu saat, kita kan lebih baik,

 

Rumah tangga ini kan tumbuh, kuat dan kokoh.

Demi masa depan Adzril, permata hati kita,

Kan kubangun istana cinta, dengan segenap asa.

 

Percayalah, Sayang, pada setiap doaku,

Pada setiap usaha yang tak kenal putus.

Karena cintaku padamu adalah kekuatan,

Yang membakar semangat, di setiap perjuangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Iren, Si Ratu Sehari-hari yang Anti Loyo

Balada Spatula dan Wajan: Ketika Dapur Jadi Medan Perang

Bukan Langganan Streaming, Tapi Langganan Kebun Binatang Jambi! (Edisi Jantung Emak Mau Copot)