Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 19, 2025

Untukmu, Cintaku yang Tak Henti

Gambar
    Sayang, lihatlah aku yang sedang berjuang, Dengan peluh yang menetes, dan hati yang tak gentar. Setiap langkah, setiap napas, adalah untukmu, Untuk kita, dan tawa indah anak kita.   Aku mencintaimu tanpa henti, Seperti sungai yang mengalir tak pernah lelah. Di setiap pagi, di setiap senja, Harapanku tak pernah pudar, tak pernah sirna. Semoga suatu saat, kita kan lebih baik,   Rumah tangga ini kan tumbuh, kuat dan kokoh. Demi masa depan Adzril, permata hati kita, Kan kubangun istana cinta, dengan segenap asa.   Percayalah, Sayang, pada setiap doaku, Pada setiap usaha yang tak kenal putus. Karena cintaku padamu adalah kekuatan, Yang membakar semangat, di setiap perjuangan.

Bumbu Cinta dan Link Harapan Mami Rere

Gambar
  Dulu, Rere si kepala tiga lebih dikit (tepatnya 36 tahun), punya dua mimpi segede gaban: keliling dunia sambil nenteng paspor lusuh, dan jadi penulis best-seller yang karyanya dipajang di toko buku bandara. Impiannya itu dulu bersanding manis sama poster boyband Korea di kamarnya. Tapi sekarang? Impiannya bersanding sama tumpukan bumbu instan dan paket Shopee yang siap dikirim. Mami Rere dan Bisnis Bumbu Cinta Di pagi yang cerah, di rumah Rere yang mungil tapi penuh cinta (dan kadang berantakan), aroma bawang goreng dan bumbu rempah selalu jadi parfum andalan. Rere, dengan jilbabnya yang kadang miring sedikit karena gerak cepat, lagi sibuk meracik bumbu Instant Cook. Usaha ini dia bangun dari nol, niatnya sih mulia: bantu ibunya, dan juga suami yang gajinya pas-pasan kayak jalan tol di hari raya. "Dion! Sarapan dulu, Nak! Nanti telat sekolah!" teriak Rere, suaranya kayak klakson bemo tapi penuh sayang. Dion, jagoan kecilnya yang berumur 6 tahun, muncul denga...