Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Tumben! Blog Berdebu Di-upgrade, Sambil Menggoreng Katsu & Membayangkan Oppa Korea Nge-Review Jualan!

Gambar
  Halo Netizen dan para Penghuni Blog yang budiman! Tarik napas, buang... Kalian pasti kaget melihat notifikasi dari blogku ini. Jujur ya, aku sendiri juga kaget! 🤣 Blog ini kayaknya udah lebih berdebu daripada koleksi buku resep yang jarang dibuka. Tapi, hari ini, di awal bulan Desember yang dingin-dingin manja ini, aku memutuskan untuk menyentuh keyboard lagi. Anggap aja ini Diary Online -ku yang lagi comeback dari masa pensiun! Hehe... Pagi ini dimulai dengan ritual yang agak serius: Hari kedua Ujian Tertulis si Jeonha Adzril (kelas 1 SD yang bentar lagi lulus trial-error nulis, semangat, Nak!). Alhamdulillah , semalam semua kisi-kisi sudah kami hajjar habis-habisan. Begitu Adzril sudah ngacir ke sekolah dengan tas gede yang beratnya sama kayak beban hidup emaknya (lebay dikit gapapa lah ya!), dan Pak Suami juga sudah meluncur ke kantor, tibalah saatnya me time versi ibu rumah tangga multitasking . Kalian kira aku bakal rebahan cantik sambil meditasi? S...

Dari Ratu Tantrum ke Ratu Tenang: Cerita Iren yang Sekarang Lebih Adem 🌿

Gambar
  👋 Hai Gaes ! Siapa nih yang kangen aku? Ketemu lagi sama Iren setelah sekian lama vakum ngeblog (atau nge-apapun ). Sekarang usiaku udah 36 tahun lho . Iya, tiga puluh enam . Bukan 26, bukan 16 juga. Waktu emang sekejam itu , tapi tenang, skill nulis dan kegaje lan masih sama seperti dulu, kok . 😉 Biar gampang stalking akun-akunku yang lain (biar endorsan -ku nambah, hehe), aku masih setia dengan handle @irentha di mana-mana. Cari aja, pasti ketemu! 😜 Ngomongin soal perubahan hidup , siapa sih yang nggak ngalamin? Aku juga kok! Dulu aku tuh bisa dibilang ratu tantrum — beneran, mahkotanya aja yang belum sempat dipesen di Shopee. 😅 Pokoknya kalau ada hal yang gak sesuai keinginanku, aku bisa langsung bete, ngambek, dan kehilangan arah kayak GPS yang sinyalnya ilang. Egois? Banget. Ngeselin? Lebih banget lagi. Tapi ya itu aku dulu. Sampai akhirnya di tahun 2024 , aku dinyatakan diabetes . Aneh tapi nyata, aku malah nerimanya dengan tenang . Gak ada drama ...

Jurus Jitu Emak Tania

Gambar
  Mentari pagi Jambi menyapa lewat celah gorden kamar Tania. Senyum tipis mengembang di wajahnya. Hari ini, si sulung Doni sudah mulai lancar memakai seragam sendiri. Sebuah kemajuan kecil yang selalu berhasil membuat hati Tania menghangat. Di sampingnya, Pak Toni masih terlelap, menikmati sisa mimpi sebelum rutinitas kantor menjemput. Tania menghela napas pelan saat melihat tumpukan baju kotor di keranjang. Belum lagi sarapan dan bekal sekolah Doni. Kadang, sebagai ibu rumah tangga, Tania merasa seperti superhero tanpa jubah, melakukan segalanya sendiri. Lelah? Tentu saja. Tapi Tania punya jurus jitu. Daripada harus menggerutu atau marah-marah ke Doni dan Pak Toni, ia lebih memilih menunda pekerjaan itu sejenak. Toh, dunia tidak akan kiamat hanya karena cucian belum disetrika. Sambil menunggu air mendidih untuk membuat teh, Tania melirik laptop di meja makan. Episode terbaru series kesukaannya sudah tayang! Ah, ini dia amunisi paginya. Beberapa menit menikmati alur cerita ya...

Kisah Perjuangan Bunda Iren dan Si Instant Cook Mendunia!

Gambar
  Di sebuah dapur yang selalu harum di Jambi, hiduplah seorang Bunda Irentha yang super duper kece. Tangannya cekatan, otaknya encer, dan hatinya penuh semangat. Bunda Irentha ini punya mimpi segede gaban: bikin produk Instant Cook -nya dikenal seantero jagat raya! Dari Jambi, melesat ke seluruh Indonesia, bahkan sampai ke ujung dunia! 🌍 ✈ ️ Tapi, namanya juga perjuangan, ada aja drama komedinya. Tiap hari Bunda Irentha udah joget di depan HP, posting produknya sampai jempol keriting. Dari foto super estetik sampai video reels yang bikin ngiler. "Ayam Fillet Serai, yuk Bun! Praktis, tinggal goreng!" teriaknya dalam hati sambil senyum manis ke kamera. Udah kayak selebgram papan atas. Tapi kok ya, notifikasi order masih senyap senyap menghanyutkan? 🦗 Bunda Irentha sempat garuk-garuk kepala (untung nggak sampai botak, ya!). "Duh, ini resep udah dijamin bikin nagih, praktisnya kebangetan, harganya bersahabat. Kok belum ada yang check out keranjang kuning, ya?" ...

Untukmu, Cintaku yang Tak Henti

Gambar
    Sayang, lihatlah aku yang sedang berjuang, Dengan peluh yang menetes, dan hati yang tak gentar. Setiap langkah, setiap napas, adalah untukmu, Untuk kita, dan tawa indah anak kita.   Aku mencintaimu tanpa henti, Seperti sungai yang mengalir tak pernah lelah. Di setiap pagi, di setiap senja, Harapanku tak pernah pudar, tak pernah sirna. Semoga suatu saat, kita kan lebih baik,   Rumah tangga ini kan tumbuh, kuat dan kokoh. Demi masa depan Adzril, permata hati kita, Kan kubangun istana cinta, dengan segenap asa.   Percayalah, Sayang, pada setiap doaku, Pada setiap usaha yang tak kenal putus. Karena cintaku padamu adalah kekuatan, Yang membakar semangat, di setiap perjuangan.