"Bunda Sang Ratu Kamar & Pasukan Daster".

 

Babak 1: Medan Perang Pukul 6 Pagi

Setiap pagi, alarm kehidupan dimulai bukan dengan kicauan burung, tapi dengan teriakan legendaris: "ADEK! BANGUN! UDAH SIANG INI!" (Padahal matahari saja belum login).

Sebagai ibu dari anak kelas 1 SD, pagi hari adalah olahraga kardio terbaik.

  • 06:00: Membangunkan anak (tingkat kesulitan: Hard).
  • 06:15: Mencari kaus kaki yang entah kenapa selalu hilang sebelah, seolah dimakan monster kolong kasur.
  • 06:30: Sarapan dengan kecepatan cahaya. "Kunyah, Dek! Jangan diemut!"
  • 06:45: Mengantar ke depan gerbang dengan daster yang ditutupi jaket (kostum wajib ibu-ibu pengantar sekolah).

Begitu si Kecil masuk gerbang sekolah, rasanya seperti baru saja memenangkan Perang Dunia ke-3. Helaan napas lega terdengar, "Huft, tugasku selesai... sampai jam 3 sore!"

Babak 2: Transformasi Menjadi "Putri Tidur"

Nah, ini bagian terbaiknya. Karena si anak ada les tambahan di sekolah dan baru pulang jam 3 sore, Bunda punya waktu emas alias Golden Ticket menuju surga dunia.

Bunda tidak pergi ke gym, tidak pergi arisan sosialita, melainkan... balik kanan, grak! Masuk kamar!

Di dalam kamar, Bunda berubah wujud. Bukan lagi "Ibu Komandan", tapi menjadi "Pengamat Budaya Pop Internasional".

  1. Nonton Drakor: Menangisi nasib cinta segitiga orang Korea sambil nyemil keripik pedas. "Ya ampun, Kapten Ri ganteng banget, beda tipis lah sama Suami di rumah (kalau dilihat dari sedotan)."
  2. Scroll YouTube: Niat hati mau cari resep masakan, 5 jam kemudian malah nonton tutorial "Cara Memandikan Kucing Liar di Rusia". Algoritma YouTube memang menyesatkan tapi nikmat.
  3. Baca Buku: (Kadang-kadang saja, kalau lagi ingin merasa intelek sedikit).

Babak 3: Misi Rahasia (Beli Sayur)

Sesekali, Bunda harus keluar dari gua pertapaannya. Misinya: Beli ayam dan sayur.

Ini dilakukan dengan gerakan taktis. Keluar kamar, sapa Ibu dan Tante sebentar (yang untungnya tinggal serumah, jadi rumah tidak pernah kosong dan Bunda tidak dianggap introvert akut), lalu meluncur ke tukang sayur.

"Bu, ayam sekilo, bayam seiket. Gak pake lama ya, episode 5 lagi gantung nih!"

Bunda ini unik. Diajak teman hangout? Males, panas, macet.

Tapi kalau diajak Suami dan Anak jalan-jalan di akhir pekan? GASPOL! Langsung mandi kembang tujuh rupa, dandan cantik, dan siap mejeng. Baginya, quality time itu ya sama dua lelaki kesayangannya itu. Kalau sendiri? Mending selimutan.

Babak 4: Filosofi Hidup "Santuy"

Hidup Bunda ini sebenarnya definisi "Life is Beautiful".

  • Rumah ramai ada Ibu dan Tante (jadi ada teman ngobrol kalau bosan).
  • Anak aman di sekolah sampai sore (bebas drama "Ma, aku bosen!" di siang bolong).
  • Punya waktu me time yang melimpah ruah.

Meskipun aktivitas utamanya adalah pindah posisi tidur dari miring ke telentang sambil memegang HP, hatinya penuh rasa syukur. Karena baginya, bahagia itu sederhana: Anak pinter, perut kenyang, wi-fi lancar, dan drakor tamat.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untukmu, Cintaku yang Tak Henti

Mencari Sahabat yang Hilang

Dunia Tanpa Suara